Kenapa Mengukur ROI Iklan Itu Wajib?
Banyak bisnis menghabiskan budget iklan tanpa benar-benar tahu apakah kampanye tersebut menguntungkan atau justru merugi. Mengukur ROAS, ROI, dan CPA secara rutin membantu Anda mengetahui kampanye mana yang layak dilanjutkan, ditingkatkan, atau dihentikan.
Cara Menggunakan Kalkulator Ini
- Masukkan total biaya iklan yang dikeluarkan dalam satu periode
- Masukkan jumlah konversi/penjualan yang dihasilkan dari iklan tersebut
- Masukkan rata-rata nilai per transaksi
- Isi margin keuntungan produk (opsional) untuk melihat estimasi keuntungan bersih
Rumus yang Digunakan
- Total Pendapatan = Jumlah Konversi × Rata-rata Nilai Transaksi
- ROAS = Total Pendapatan ÷ Biaya Iklan
- CPA = Biaya Iklan ÷ Jumlah Konversi
- ROI Kotor (%) = (Total Pendapatan − Biaya Iklan) ÷ Biaya Iklan × 100
- Keuntungan Bersih = (Total Pendapatan × Margin%) − Biaya Iklan, jika margin diisi
Budget Iklan Belum Menghasilkan ROI yang Diharapkan?
ROI iklan yang rendah biasanya bukan hanya soal budget, tapi juga soal targeting, kualitas konten iklan, dan halaman tujuan (landing page). Tim Social Media Optimization Azolatekno membantu mengoptimalkan strategi iklan digital agar setiap rupiah budget Anda bekerja lebih maksimal.